Minggu, 12 Mei 2013

Prancis Bikin Kereta Peluru Murah, Penerbangan Murah Lewat!


imgDi tengah maraknya promosi penerbangan murah dari maskapai budget, Prancis membuat terobosan. Saat ini, traveler yang mau keliling Prancis sudah bisa naik kereta peluru budget dengan harga murah.
Wisatawan yang mau keliling kota-kota Prancis bakal makin mudah. Sebab Prancis bakal meluncurkan kereta peluru murah bernama Ougio yang mulai beroperasi normal pada awal April 2013, seperti yang dilansir The Telegraph, Rabu (20/2/2013).
Kereta ini akan melayani rute kota-kota besar yang menjadi destinasi wisata di Prancis, seperti Marne-la-Vallee, Paris, Lyon, Marseille, dan Montpellier. Tiketnya sudah bisa dipesan mulai minggu ini.
Per orangnya, tiket dibanderol mulai 10 Euro (Rp 129 ribu). Harga tiketnya bahkan lebih murah dari kereta Argo di Indonesia, bukan?
Harga tersebut juga jauh lebih murah dari tarif kereta peluru TGV, seperti yang telah dilansir media Prancis, Le Figaro, dengan asumsi Anda akan traveling dari Paris ke Marseille pada hari Jumat dan memesan tiket 3 bulan sebelumnya. Jika pergi menggunakan kereta peluru TGV Anda harus membayar 72 Euro (Rp 935 ribu). Sedangkan jika terbang menggunakan maskapai budget Ryanair tarifnya 34,23 Euro (Rp 444 ribu).
Tarif tiket tersebut adalah harga promosi awal untuk 400.000 tiket pertama. Selanjutnya, tiket akan naik menjadi 25 Euro (Rp 324 ribu) dan mungkin saja mencapai 85 Euro (Rp 1,1 juta), tergantung respon penumpang.
Seperti halnya maskapai budget, akan ada biaya tambahan jika traveler membawa banyak barang. Bagi penumpang yang membawa lebih dari satu koper, akan dikenakan biaya bagasi sebesar 5 Euro (Rp 64 ribu) per koper. Jika membawa hewan peliharaan, tarifnya juga akan ditambah 30 Euro (Rp 389 ribu).
Soal kecepatan dan layanannya, kereta Ougio bisa disandingkan dengan kereta peluru TGV. Sebabnya, Ougio juga memakai gerbong dan lokomotif kereta peluru TGV. Perjalanan dari Paris menuju Marseille akan menghabiskan waktu sekitar 3 jam 15 menit.
Tapi bukan berarti Ougio tanpa kekurangan. Sama halnya maskapai budget, kereta ini memiliki kabin yang sempit. Tidak ada kelas pertama, kafe, atau bar di kereta Ougio. Dibandingkan kereta peluru TGV, Ougio memiliki kursi yang lebih banyak, sekitar 20 persen.
Direktur perusahaan kereta api Prancis SNCF, Guillaume Pepy, mengatakan kereta api baru ini ditujukan untuk orang yang hidup di pinggiran Prancis. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk menjadi transportasi favorit wisatawan nantinya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

inigece Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang